Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2017

10 Rahasia Menjual Produk Lebih Cepat

Bisnis tanpa penjualan tidak akan mendatangkan keuntungan apapun bagi pemiliknya. Penjualan adalah salah satu aspek penting dalam bisnis karena bisnis tidak akan bertahan lama jika produk tidak dilirik oleh konsumen. Untuk membuat produk lebih cepat laku, ada beberapa tips yang perlu diterapkan. Inilah sepuluh tips mudah untuk meningkatkan penjualan produk dan membuat produk lebih cepat laku.



1. Tidak tanggung-tanggung dalam berpromosi
Jangan pernah menyepelekan promosi dalam penjualan produk apapun. Promosi perlu dilakukan untuk membuat lebih banyak konsumen mengenal produk Anda. Konsumen tidak akan mau membeli produk Anda jika mereka sendiri tidak mengetahui ada atau tidaknya produk tersebut. Jadi, jangan ragu untuk mengeluarkan dana lebih dalam menunjang promosi ini.

2. Tingkatkan kualitas produk
Salah satu  hal yang paling diinginkan oleh konsumen adalah kualitas dari produk itu sendiri. Tidak sedikit konsumen yang mau membayar lebih mahal untuk mendapatkan produk yang lebih berkualitas. Tingkatkan kualitas produk tersebut untuk memancing mereka membeli produk Anda.

3. Beri diskon khusus
Jangan lupa untuk memberikan diskon khusus untuk setiap pembelian produk dalam jumlah tertentu. Diskon yang wajar adalah 10-30%. Jika diskon terlalu besar, Anda justru menanggung rugi. Selain itu, berikan diskon hanya pada jangka waktu tertentu.

4. Beri penawaran khusus
Penawaran khusus berbeda dengan diskon. Kata diskon erat kaitannya dengan potongan harga. Hal ini berbeda dengan penawaran khusus. Anda bisa memberikan penawaran berupa bonus atau merchandise tertentu jika konsumen membeli produk dalam jumlah yang ditentukan. Selain itu, berikan tenggat waktu pada penawaran tersebut.

5. Tentukan tagline yang mengena
Faktor ini memang terkesan sepele, tetapi mampu memberikan pengaruh yang cukup besar kepada konsumen untuk membeli produk Anda. Satu hal yang penting, Anda bisa memberikan deskripsi atau keunggulan produk Anda dalam kata-kata singkat tersebut.


6. Jual pada momen yang tepat
Jas hujan laku cepat di musim penghujan. Kaos bola laris manis di musim pertandingan sepak bola. Untuk meningkatkan penjualan produk dengan lebih cepat, Anda harus bisa menemukan momen tepat untuk menjual produk tersebut.

7. Beri kemasan yang menarik
Produk sederhana sekalipun akan tampak lebih menarik jika dikemas dengan cara yang unik dan kreatif. Meskipun tidak mencerminkan kualitasnya, kemasan juga perlu diperhatikan.

8. Tekan harganya
Tidak bisa dipungkiri, konsumen Indonesia sangat tertarik dengan produk yang dijual dengan harga murah. Jadi, tekanlah harga tersebut serendah yang Anda mampu.

9. Buat sedikit modifikasi
Modifikasi yang dimaksud di sini adalah sentuhan ide kreatif. Buat produk Anda berbeda dengan produk lain yang ada di pasaran.

10. Bekerjasama dengan pihak lain
Anda tidak akan mendapatkan hasil maksimal jika berjualan sendiri tanpa bekerjasama dengan pihak lain. Ajak mereka untuk ikut membangun bisnis Anda dengan bayaran yang layak.



Jumat, 20 Januari 2017

5 Prinsip Jualan di Facebook

Kali ini saya akan membagikan 5 prinsip yang harus teman-teman ketahui untuk berjualan di FB, khususnya bagi pemula.
Jika kelima prinsip ini dijalankan dengan KONSISTEN, meskipun hanya modal gratisan melalui akun personal, penghasilan anda akan bergerak naik secara signifikan.



Simak 5 prinsip jualan di facebook yang saya pelajari dari guru-guru saya.
1. Perbesar Kolam
Apaan sih kolam? Istilah ini dipakai para mastah untuk menggambarkan tentang kumpulan calon pembeli kita di suatu tempat. Bisa di daftar pertemanan FB personal atau di fanspage/grup yang kita kelola.
Kalau mau jualan laris, prinsip pertama pastikan bahwa teman-teman facebook anda sudah tertarget. Maksudnya, mereka adalah orang-orang
yang sudah PASTI BUTUH produk anda.

2. Rutin Sharing
Sambil terus memperbesar kolam, mulailah rutin menulis postingan yang bermanfaat. Jangan kebelet jualan, apalagi jumlah teman/kolam anda masih sedikit.
Share info-info yang menarik dan dibutuhkan teman-teman anda. Lebih bagus lagi kalau anda membuat sendiri tulisannya berdasarkan pemikiran anda. Meskipun terinspirasi dari tulisan orang lain, buatlah versi anda. Sebisa mungkin hindari copas, apalagi tanpa menyebutkan sumber tulisan.

Buatlah postingan yang akan menarik jempol dan komen teman anda, bagus sekali kalau postingan anda dishare. Makin rutin anda sharing, makin banyak teman yang akan tertarik pada anda. Ini juga yang akan membentuk personal branding anda.
Stop update status galau mulai sekarang jika anda ingin sukses jualan di facebook.





3. Perkuat interaksi dan perbanyak relasi
Apakah anda tipe egois yang malas sedekah jempol? Tiap baca status teman langsung lewati, scroll down?
Kalau iya, jangan harap jualan anda laris.
Interaksi akan memicu transaksi. Makin sering anda berinteraksi dengan teman-teman anda, makin besar ketertarikan mereka pada anda. Maka terjadi tahapan sebagao berikut.
Kepo -- kenal -- akrab -- nyaman -- percaya.
Kalo sudah pada tahap percaya, apapun yang anda jual mereka berani membeli.
Jadi, jangan pernah pelit jempol yaa...

4. Jual Produk yang Dibutuhkan
Satu hal yang jadi kesalahan penjual adalah, dia menjual apa yang dia sukai, bukan menjual apa yang orang sukai. Maka ketika jualannya sepi pembeli, dia baper sendiri..merasa orang lain bodoh karena gak mau beli jualannya. Padahal yang bodoh itu dirinya sendiri. Karena tidak paham apa kebutuhan orang, sehingga akhirnya dia rugi sendiri.

Jadi penjual itu harus tau produk apa yang ramai peminatnya. Jangan memaksakan menjual kesukaannya sendiri. Carilah produk yang banyak dibutuhan orang, insyaAllah dagangan anda akan didatangi pembeli.

5. Tau Cara Jualan yang Elegan
Banyak sekali cara beriklan yang diajarkan ahli pemasaran. Tapi kebanyakan mengajarkan dengan cara hardselling alias terang-terangan dengan kalimat penawaran.

Sedangkan, pada kenyataannya, orang-orang tidak suka dijuali, meskipun suka membeli. Maka, kita harus tau cara jualan elegan yang tidak bikin calon buyer kita merasa ilfil. Belajarlah ilmu softselling, atau yang lagi booming, yaitu covertselling.

Dengan ilmu tersebut, sudah banyak yang merasakan enaknya banjir orderan meski tanpa capek bikin kalimat iklan.

Jadi, setelah tau kelima prinsip ini apa yang harus anda lakukan?
Tentu saja belajar lalu action dengan KONSISTEN.


Semoga bermanfaat.


Rabu, 18 Januari 2017

5 Alasan Mengapa Dropship Menjadi Pilihan Bisnis Yang di Primadonakan

Apa itu Dropship ?
Sebelumnya saya akan jelaskan dulu apa itu sistem dropship.

Sistem dropship yang pelakunya sering di sebut Dropshipper adalah salah satu sistem jual beli online yang mana untuk menjalankan bisnis online dengan sistem ini anda tidak memerlukan modal sepersenpun, karena dengan menjalankan sistem ini anda tidak harus menyediakan barang atau menyetok barang.


Kita hanya menjual dan menawarkan informasi berupa photo atau lainnya kepada konsumen, jika konsumen tertarik untuk membeli maka barang akan dikirim langsung dari pihak supplier atau distributornya.


Saat ini, Sistem dropship tak bisa dipungkiri bahwa sistem ini terbukti menguntungkan distributor dan lebih-lebih dropshiper. Kenapa? Karena faktanya...

1. Bisnis dropship tidak memerlukan stok produk sama sekali
Memang terdengar mustahil dan tidak lumrah jika ingin berjualan tapi tidak menyetok barang atau tidak mempunyai stok barang ! Ya, itulah faktanya yang di sebut dengan sistem Dropship, anda hanya perlu memasarkan produk menggunakan gambar dan memerikan informasi kepada para konsumen dan ketika ada pembeli yang membeli produk anda, anda tinggal memesan ke supplier dan supplier anda akan mengirimkan produk tersebut kepada pembeli yang sudah anda tawarkan sebelumnya dengan dan atas nama toko anda sendiri.

2. Bisnis dropship tidak perlu sewa toko
Hebatnya sistem dropship, anda tidak perlu membangun toko fisik, bangun saja toko gaib hehe .... yang saya maksud toko gaib adalah toko yang tidak ada di dunia nyata, buka saja toko online, buat lapak online untuk dagangan anda seperti di Fanspage Facebook, Group Facebook, Akun Isntagram, dll.  Intinya buatlah lapak sebanyak mungkin dengan akun-akun yang anda miliki sekarang, kalo belum punya akun sebaiknya sesegera mungkin untuk membuatnya.

3. Bisnis dropship tidak membutuhkan karyawan
Banyak internet marketer di luar sana yang mendapatkan omzet ratusan juta sebulan dari bisnis dropship ternyata masih _single fighter_ alias masih belum punya karyawan dan masih bisa handle sendiri. Kenapa tidak butuh karyawan? karena semuanya serba digital, Anda hanya tinggal klik-klik dan klik saja. Bahkan yang omset milyaran pun karyawannya tidak sebanyak mereka yang punya usaha offline.



4. Bisnis dropship fleksibel waktunya
Anda bebas menjalankan bisnis ini darimana saja dan kapan saja Anda mau hanya dengan menggunakan kuota internet dan gadget. Ini usaha Anda sendiri!

5. Bisnis dropship resikonya sangat kecil
Bayangkan, jika Anda gagal di bisnis dropship, Anda hanya rugi waktu saja karena Anda tidak stok barang, tidak sewa toko, tidak merekrut karyawan. Tapi jika untung, Anda untung plek-plek! Ketahuan langsung hasilnya.

Jadi, siapa bilang bisnis harus modal besar? Dropship-in aja!

Jumat, 13 Januari 2017

Hobi Bisa di Tukar Dengan Uang

Blogging bukan hanya sekedar meluangkan waktu, hobi namun kamu dapat menghasilkan rupiah bahkan dollar dari sebuah blog yang kamu miliki. Membuat blog, sedapat mungkin didasarkan pada keahlian yang ingin kita sharing kepada orang lain, atau pada passion kita, sehingga nantinya kita tidak akan kehilangan ide dan kreatifitas ketika membuat posting reguler untuk pembaca.



Beberapa blogger kini telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama melalui program periklanan (misalnya AdSense, posting berbayar, penjualan produk/jasa, atau afiliasi). Sehingga kemudian muncullah istilah blogger profesional.
Nah, jika kalian tertarik menjadi blogger profesional, 10 syarat ini harus kamu ketahui:

1. Waktu
Blogger profesional harus memiliki waktu mengelola blognya. Bukan hanya penting untuk membuat postingan bagus, waktu juga penting untuk berinteraksi dengan blogger lain, mengumpulkan informasi, melakukan riset online, blog walking, dan sebagainya.

Kok bisa ShoeMoney ngeblog hanya kurang 1 jam tiap harinya, sementara penghasilannya ratusan ribu dolar per bulannya? Menurut saya, ini karena jam terbang. Saya yakin saat pertama merintis karirnya dia menghabiskan banyak waktu untuk mengelola blognya. Ingat yah teman-teman, semua butuh waktu serta proses. Untuk mencapai kesuksesan tidak ada lift melainkan kita harus menaiki anak tangga satu persatu.


2. Keahlian
Blogger profesional harus memiliki keahlian (kepakaran) di topik yang dipilihnya. Misalnya, bila ia memilih topik afiliasi, maka dia harus ahli di bidang tersebut. Selain dipercaya pembacanya, ia juga punya otoritas di bidang tersebut. Yang perlu dicatat, keahlian ini hasil dari belajar berkesinambungan (continuous learning).


3. Minat terhadap topik yang dipilih
Dengan minat, semua aktivitas akan menyenangkan.


4. Kemampuan menulis
Blogger profesional harus memiliki kemampuan menulis yang baik dilihat dari tata bahasa, alur cerita tulisan, dan kemudahan tulisannya dimengerti pembaca. Kemampuan ini tidak harus sebaik sastrawan atau pujangga, minimal tulisannya dipahami pembaca.






5. Pengetahuan teknis ngeblog
Disukai atau tidak, blog itu berbasis content management software. Blogger profesional harus memiliki kemampuan dasar mengenai database, transfer domain, script, plugin, dan lain-lain.


6. Pengetahuan ngeBog
Blogger profesioanal harus tahu dasar-dasar ngeblog antara lain bagaimana menggunakan trackback, ping, SEO, social bookmarking, twitter, RSS feed, face book, podcast, youtube, dan autoresponder.


7. Kemampuan mendesain Blog
Desain blog sangat penting terhadap kesuksesan blog. Tentunya konten adalah rajanya. Namun, desain blog yang unik, cepat diakses, dan sistem navigasi yang informatif, akan membuat kesan pertama yang menggoda bagi pengunjungnya. Oleh karena itu, blogger profesional sudah selayaknya mengetahui dasar-dasar HTML, CSS, dan optimisasi blog.


8. Kreatif dan Inovatif
Kreatif artinya memiliki daya cipta, sementara inovatif adalah menemukan hal baru. Kreatif dan inovatif akan membuat blogger profesional mampu membuat tulisan berkualitas, menemukan cara baru untuk mempromosikan blog atau produk, dan menemukan cara baru monetisasi.



9. Memiliki jaringan (network)
Prinsip sederhananya, blogger profesional memiliki hubungan baik dengan blogger lain. Terlebih hubungan baik dengan blogger papan atas. Tentunya, hubungan ini bersifat win-win solution (tidak ada yang dirugikan).


10. Kemampuan berkomunikasi
Blogger profesional setidaknya mengerti bahasa Inggris karena postingan bermutu dari blogger top yang ditulis dalam bahasa Inggris atau mungkin saja berinteraksi dengan blogger luar negeri.


Gimana teman-teman apakah tertarik menjadi blogger professional? Selain untuk melakukan hobimu teman-teman juga seperti karyawannya dan juga bosnya.


Sumber : serbapay.com