Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Maret 2017

Ngerinya Luapan Banjir Bandang di Gunung Halu Bandung

Sebuah video banjir bandang di Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat diupload seorang akun bernama Dindin Irawan .
Dari atas jembatan warga menyaksikan luapan air yang menerjang rumah-rumah dan beberapa di antaranya hampir tenggelam .




Banjir bandang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (23/2/2017) sekira pukul 15.30. Dua kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Sindangkerta dan Gunung Halu.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai Montoya setelah hujan turun di wilayah tersebut dengan intensitas tinggi . "Di Kecamatan Sindangkerta yang terkena yakni Desa Mekarwangi. Sedangkan di Kecamatan Gunung Halu yaitu Desa Buni Jaya," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribun.
Sutopo menambahkan, akibat banjir bandang dengan tinggi muka air hingga 1,5 meter, 100 unit rumah warga terendam .

Setidaknya 150 warga telah diungsikan.
"BPBD Kabupaten Bandung Barat sudah mengirim tim ke lokasi banjir untuk melakukan oendataan sekaligus membawa bantuan logistik, dan bahan makanan cepat saji," katanya . .

kunjungi tribunjabar.co.id untuk informasi terbaru lainnya .

Kecelakaan Maut Di Bandung


Seorang pengendara motor tewas setelah terlibat tabrakan dengan mobil di Jalan Naripan, Senin (20/2/2017) dini hari .

Seperti yang dilansir Galamedianews.com, pengemudi motor Irfan Taufik warga Kosambi tewas di tempat. Sementara itu, pengemudi mobil bernama Hildan Hadian Suryawijaya (18) mengalami luka .






Seperti yang dilansir Galamedianews.com, pengemudi motor Irfan Taufik warga Kosambi tewas di tempat. Sementara itu, pengemudi mobil bernama Hildan Hadian Suryawijaya (18) mengalami luka .

Menurut salah satu saksi mata Dicky, pengemudi sepeda motor melaju dari arah Simpang Lima. Sementara pengendara mobil dengan kecepatan tinggi melaju dari arah Jalan Naripan melintasi Jalan Sunda .

Kondisi sepeda motor mengalami rusak berat. Begitu pun dengan kondisi mobil yang mengalami rusak cukup parah pada bagian depan .



TABRAKAN DI PEREMPATAN NARIPAN, SATU TEWAS

Senin 20 Februari 2017, 09:19 WIB
Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Galamedianews
BANDUNG (PRFM) -

Sabtu, 11 Februari 2017

Laki-laki Ini Mengamuk di Bandara Karena di Tinggal Pesawat

Sebuah akun facebook bernama Ikhsan Aprian mendadak viral setelah mengunggah sebuah video yang berisi seorang pria berjenggot mengamuk di sebuah bandara sembari memaki-maki petugas. Diketahui bandara tersebut ialah Bandar Udara Radin Inten II yang berada di Lampung.



Pria tersebut diketahui mengamuk karna tertinggal pesawat yang akan dia naiki, dia terlambat sekitar 20 menit dan terus-terusan memaki petugas bahkan petugas wanita pun dia bentak-bentak. Banyak netizen yang geram atas prilaku pria tersebut yang memang terlambat karna kesalahan dia sendiri.

Pihak bandara sendiri sudah meminta  maaf dan mengklarifikasi masalah tersebut.

Lihat video berikut :


Selasa, 17 Januari 2017

Ramainya Kota Depok di Malam Hari

Depok merupakan salah satu kota dengan tingkat kemacetan yang bisa dibilang sangat parah (di indonesia). Menjelang terbitnya matahari hingga malam hari jalanan di kota Depok di padati oleh kendaran khususnya roda empat dan roda dua.


Seperti yang terlihat pada gambar di atas, padatnya kondisi jalan Raya Kartini  Depok Selasa, 17/1/2017. Lihat videonya di bawah ini.


Kebakaran di Jalan Rancabaong

Bandung - (17/01/17) Alhamdulillah, api sudah berhasil dipadamkan, saat ini petugas diskar pb kota Bandung melakukan pendinginan (penyisiran) api.
Kebakaran menghanguskan toko mebel rotan, Rumah makan, dan beberapa bangunan lainnya.



Hari ini, Selasa 17 Januari 2017, sekitar jam 1 siang, telah terjadi peristiwa kebakaran tepatnya di toko mebel rotan Jl. Soekarno-Hatta, kel. Manjahlega kec. Rancasari, sebelah rumah makan ampera .

Saksi di lokasi adalah :
1. Sdr. Ali, pekerjaan swasta (peg mebel rotan) ttl ; cirebon 1989 .
(saksi yg pertama melihat sumber api). Mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.
2. Haryono, pekerjaan swasta (pegawai mebel rotan) ttl cirebon 1994
3.ibu desi pemilik mebel rotan

Berdasarkan keterangan saksi kronologis kebakaran tersebut adalah :
Saksi haryono sesaat sebelum kebakaran terjadi sedang menyalakan kompor kemudian setelah itu sdr. Ali membuka botol tinner bersebelahan kemudian tiba tiba langsung menyembur api di dalam botol tiner tersebut kemudian api tersebebut merembet cepat ke bahan rotan-rotan serta barang mebel lainnya sehingga api semakin membesar kemudian membakar merembet ke samping dan ke belakang hingga ke rumah makam ampera.

Dalam peristiwa tersebut terdapat 1 korban luka bakar atas nama SDR Ali yang mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan dan di bawa ke RS al Islam. Kerugian materil masih belum bisa di taksir.
Untuk saat ini api sudah padam tahap pendinginan gabungan 22 unit damkar gabungan bandung raya

Kebakaran ini mengakibatkan macetnya arus lalu lintas baik dari arah setopan samsat kircon maupun dr arah cibiru/gedebage, sehingga arus lalulintas harus di alihkan .
Kebakaran juga mengakibatkan arus listrik diwilayah sekitar terpaksa dipadamkan .

Sumber : Infobandungraya - IG

Jumat, 16 Desember 2016

Sempat Ngamuk dan Memaki Polisi, Akhirnya Dora Meminta Maaf


Mencakar, memukul, merobek baju bahkan mencari maki, itu yang sempat di lakukan oleh wanita yang bekerja di Mahkamah Agung bernama Dora Natalia yang videonya sempat beredar dan menjadi viral di media sosial dan saya juga ikut menguploadnya hehehe ...

Sumber Foto : Witnet.com


Terlihat Aiptu Sutisna Seorang Polisi yang sempat menjadi sasaran kemarahannya di jalan raya sedang ternyemum kala Dora menangis dan meminta maaf sambil mencium tangannya.

Momen tersebut diabadikan oleh Kabag Renmir Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Irvan Prawira melalui akun Facebook miliknya. Dalam akun Facebook itu, Irvan memposting sebuah foto di mana Dora yang mengenakan kerudung ungu itu mencium tangan Sutisna sambil menangis.

"Ini menjelaskan segalanya
Alhamdulilah
Allah Maha Besar
Allah Maha Mengampuni

"#stopkebencian," tulis Irvan yang diposting 2 jam yang lalu, Jumat (16/12/2016).

Sementara itu, seorang perwira polisi yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan, pertemuan tersebut terjadi pagi tadi. Dora berinisiatif menemui Sutisna untuk meminta maaf secara langsung atas insiden tersebut.

Menurut perwira polisi ini, Dora ditemani oleh orangtuanya yang datang dari Sumatera Utara, adiknya, Desi Singarimbun serta suami adiknya. Dalam pertemuan itu, Dora langsung menangis dan meminta maaf kepada Sutisna. Dora juga telah mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf atas kejadian tersebut.